Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNews

Bupati Sampang Sambut Kedatangan Para Perantau yang Dibiayai Mudik Gratis

81
×

Bupati Sampang Sambut Kedatangan Para Perantau yang Dibiayai Mudik Gratis

Sebarkan artikel ini

Bupati Sampang Sambut Kedatangan Para Perantau yang Dibiayai Mudik Gratis

PORTALSUMBA.COM, Sampang Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyambut para perantau dan mahasiy yang dibiayai mudik secara gratis di Pendapa Trunojoyo, Senin (17/4/2023) dinihari.

Kedatangan para perantau dan mahasiswa yang berasal dari Jabodetabek tersebut berlangsung setelah melalui perjalanan selama 15 jam dari titik keberangkatan Lapangan Banteng Jakarta.

Ketua Umum Mahasiswa Jabodetabek Musa menjelaskan bahwa program mudik gratis yang dicanangkan Bupati Sampang sangat membantu utamanya bagi para perantau.

Menurutnya, antusias masyarakat yang mendaftar membludak karena jumlah perantau yang berasal dari Sampang memang jumlahnya banyak.

“Peserta mudik gratis sebanyak 330 orang dengan jumlah 6 bis, mereka tersebar dari berbagai kecamatan di Sampang,” ujarnya.

Pihaknya sangat berterima kasih kepada Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang rela merogoh kocek pribadinya demi memberikan bantuan ongkos mudik secara gratis kepada para perantau.

“Di tengah ongkos mudik yang naik, semoga setiap tahunnya kembali dilaksanakan program yang sangat bermanfaat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyambut hangat para perantau yang telah melalui perjalanan jauh.

Dengan penuh kebersamaan, Aba Idi menyapa para perantau yang sudah tiba di Kabupaten Sampang.

Pihaknya mengaku bahwa para perantau tersebut seperti sanak saudara, sebab dirinya tak lupa bahwa juga pernah menjadi seorang perantau sebelum menjadi Bupati Sampang.

“Selamat datang kembali di Kabupaten Sampang, kami sangat senang bertemu para perantau karena dulu saya pun juga pernah merasakan seperti bapak dan ibu,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa mudik gratis untuk para perantau tersebut murni dari kantong pribadi tanpa anggaran pemerintah.

“Kami masih mengingat betul zaman perjuangan saat mau mudik pun kadang tak punya ongkos, sehingga kami fasilitasi mereka dengan tujuan meringankan beban para perantau,” tutupnya. Red

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *