Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahEkonomi

Desa Bangun: Berhasil Budidaya Bawang Merah Tanpa Kompos Kandang, Hasilnya memuaskan, yakin kamu ngak mau ikut?

160
×

Desa Bangun: Berhasil Budidaya Bawang Merah Tanpa Kompos Kandang, Hasilnya memuaskan, yakin kamu ngak mau ikut?

Sebarkan artikel ini

PORTALSUMBA.COM, Membangun sebuah Desa adalah peran penting pemerintah daerah, Desa Bangun  Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi berhasil membudidayakan bawang merah varietas batu ijo. Ukuran bawang merah yang mereka panen cukup memuaskan untuk daerah Parbuluan.

Melihat Hal ini diakui Japirin Sihotang, Pada Kamis (29/5/2023) di demplot bawang merah ini di Desa Bangun. Diakui Japirin, bawang ini nantinya akan dibudidayakan kembali dan salah satunya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Bangun.

Baca juga:Jelang Panen Cabai: Di KPT Parbuluan 4 Rumondang Kudadiri Sampaikan Terima Kasih ke Bupati Dairi!!

Sebelumnya kita sudah pernah coba budidaya bawang, namun hasilnya tidak sesuai. Saat ini kita ada trainer dari Hanns R. Neumann Stiftung (HRNS) yang membantu kita dalam ilmu budidaya bawang merah ini. Sehingga kita sudah tau SOP nya dan hasilnya cukup memuaskan,”Ujarnya.

Nantinya, kata Japirin, hasil panen bawang merah tersebut akan digunakan sebagai bibit, mengingat kualitas panennya yang bagus dan bawangnya yang padat.

Lebih lanjut, Japirin juga menjelaskan keberhasilan budidaya bawang merah tanpa kompos kandang tersebut tidak terlepas dari peningkatan kualitas tanah yang telah mencapai pH normal.

“PH tanah kita sudah sekitar 6,5, jadi sudah sangat bagus untuk bertanam hortikultura. Makanya, disini kita hanya menggunakan pupuk dasar dan humit acid. Untuk menaikkan pH nya, kita menggunakan kapur pertanian,”katanya

Baca juga:Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Way Abung, Haidir: Ditemukan Tim SAR Dalam Keadaan Meninggal Dunia!!

Jika selama ini petani menganggap bertani hortikultura harus menggunakan kompos kandang, disini kita telah membuktikan bahwa pH tanah yang baik serta perawatan yang benar seperti yang diajarkan trainer HRNS, dapat memberikan hasil yang sangat baik,”Ujar Japirin.

Selanjutnya, Japirin menyampaikan perasaan senang karena mereka berhasil membudidayakan bawang di Desa Bangun. Dikatakannya, hal ini akan sangat membantu perekonomian masyarakat Desa Bangun nantinya.

“Jika hal ini bisa dikembangkan di Desa Bangun, sudah jelas sangat membantu masyarakat. Ekonomi kita akan sangat terbantu,” tuturnya. (Fs)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *