Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukumNewsPendidikan

Diduga Rehab Pembangunan SD 08 Pemangkat Menyalahi Rab, Begini Terangnya Saat di Konfirmasi

157
×

Diduga Rehab Pembangunan SD 08 Pemangkat Menyalahi Rab, Begini Terangnya Saat di Konfirmasi

Sebarkan artikel ini

PORTALSUMBA.COM – Kalabar-Dunia pedidikan secara kontinyu terus mendapat kucuran dana dari pemerintah melalui beragam program bantuan guna melengkapi sarana prasarana guna meningkatkan mutu pendidikan di setiap daerah hingga merata, Selasa 29 Agustus 2023

Namun hal ini menimbulkan potensi kasus praktek pelanggaran, dalam pengalokasian dana berbagai kucuran dana tersebut sangat rentan korupsi, tak jarang kesempatan ini dijadikan aji mumpung untuk meraup keuntungan pribadi oleh oknum bermental korup.

Untuk itu perlu, peran kontrol sosial sangat penting termasuk dari masyarakat dalam rangka memonitoring atau memantau setiap program bantuan yang dikucurkan pemerintah, agar sesuai dengan peruntukannya, sehingga tercipta pembangunan yang sesuai dengan aturan dan tujuan awal dari program terkait.

Yang terjadi di Kabupaten Sambas Sekolah Dasar yang mendapatkan bantuan rehab Ruang Kelas,
Pembangunan ruang guru, Ruang UKS, Laboratorium,dan pebangunan Tiolet. dilapangan ditemukan SD 08 yang Pemangkat Pagu Dana senilai Rp 1.721.634.000. CV Jaya Pratama Konstrusi No Kontrak 027/023/3645354/SP/DAK/23.

Demikian Selanjutnya Diduga menyalahi aturan dalam pengelolaan dana bantuan tersebut. Alokasi Khusus (DAK) 2023 yang bersifat Kontraktual

Menurut pantauan dilapangan, diduga pekerjaan rehab pembangunan gedung Sekolah Dasar tersebut banyak mendobrak prosedur gambar rancangan (Bestek), seperti dalam pemasangan cor ring balok dan cor kolom praktis dengan menggunakan besi ukuran 8 inchi, padahal sesuai ketentuan seharusnya memakai behel/besi 10 inchi.

Sementara itu, Untuk pondasi dinding lantai tidak menggunakan cerucuk,dan penimbunan pondasi lantai tidak menggunakan pasir uruk hanya di timbun dengan tanah kong.Dan rehab bangunan di atas/atap seperti kuda kuda,Gording,Usuk/Kasau bangunan lama masih di pasang dan hanya Reng saja yang di ganti dengan baja ringan.

Sehingga timbul dugaan bahwa pelaksana kegiatan sudah menyalah gunakan wewenang dan melanggar konstruksi spek yang ditentukan pemerintah, jelas itu sebuah pelanggaran yang mengangkangi bestek buatan konsultan beserta tim teknis dan pemerintah.

“Saat awak media konfirmasi ke Pelaksana/Kontraktor, kami sudah mengikuti rab dan kami tidak berani menyuruh pekerja bangunan kalau kami tidak mengikuti rab,” Ucap nya.

Kemudian awak media juga berusaha konfirmasi ke Kadis DIKBUD Kabupaten Sambas Sumekto Hadi Suseno mengucap kan terimakasih dengan konfirmasi awak media.

Beliau mengarah kan ke PPK yaitu Kabid SD Pihak media pun lansung konfirmasi melaui via whatsapp ke Kabid SD.
Namun Asnan selaku PPK sama sekali tidak menanggapi/merespon
Sampai berita ini tayang, (Wardi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *