Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasionalNews

Info penting Gojek: Bawa Kabar Baik 2023 Ini, Driver di Seluruh Indonesia Pasti Senang, Capai Three Zeros 2030?

152
×

Info penting Gojek: Bawa Kabar Baik 2023 Ini, Driver di Seluruh Indonesia Pasti Senang, Capai Three Zeros 2030?

Sebarkan artikel ini

PORTALSUMBA.COM, Group Head of Sustainability GoTo Tanah Sullivan menyebut pihaknya menargetkan 5.000 pengemudi ojek online atau ojol menggunakan motor listrik akhir tahun ini, Untuk memenuhi target tersebut, GoTo akan memaksimalkan penyebaran kendaraan listrik selama Agustus-Desember.

Tanah Sullivan menyampaikan informasi tersebut dalam acara media gathering Sustainability Report 2022 GoTo Gojek Tokopedia di Kantor Pusat Gojek di Jakarta, Selasa (7/6/2023). Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan pencapaian utama GoTo Gojek Tokopedia selama 2022:

Baca juga:Sucipto: Ditemukan Tim SAR Gabungan, Dalam Keadaan Meninggal Dunia, Sebelumnya Diberitakan Begini?

  • Berkontribusi 1,8% – 2,2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia
  • 63,8 juta transaksi
  • 2,7 juta pesanan
  • 2,7 juta pengemudi
  • 17,7 juta pedagang
  • Nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) Rp 613,4 triliun
  • Pendapatan kotor Rp 22,9 triliun

Pada tahun lalu, Gojek telah menguji coba 500 kendaraan listrik, paling banyak di Jakarta Selatan, Layanan berbagi tumpangan alias ride hailing dengan motor listrik ini akan diperluas ke luar Jakarta.

Lebih lanjut, Adapun respons baik datang dari mitra pengemudi ojek online atau ojol yang menggunakan motor listrik, dari sisi kenyamanan, polusi suara, kemudahan mengisi baterai, dan biaya perawatan kendaraan.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik merupakan salah satu langkah startup jumbo itu dalam mengimplementasikan komitmen nol emisi karbon dan transisi energi 100% armada ke mobil dan motor listrik pada 2030.

Baca juga:Kadiv Humas, Lulusan STIK Diminta Antisipasi Kerawanan di Media Sosial Jelang Pemilu

Sejauh ini, GoTo Gojek Tokopedia mencatat, 78% emisi layanan berasal dari unit bisnis on-demand, termasuk GoRide, GoCar, GoFood hingga GoSend.

Sebelumnya, pada November 2022 lalu, GoTo bersama PT TBS Energi Utama Tbk membentuk perusahaan patungan bernama PT Energi Kreasi Bersama alias Electrum untuk mencapai komitmen nol emisi pada 2030.

Perusahaan patungan tersebut bertujuan memperluas akses ke mitra pengemudi dan produk terbaik, serta membangun ekosistem di Indonesia.

Untuk komitmen ini, Gojek memiliki tiga prinsip panduan yang menjadi landasan strategi mereka, yaitu GoGreener, GoForward, dan GoTogether.

Gojek, platform multi layanan dan grup pembayaran digital Asia Tenggara yang berkantor pusat dan didirikan di Jakarta, mempunyai misi menghubungkan konsumen dengan penyedia barang dan jasa. Perusahaan memperbaiki struktur transportasi di Indonesia dengan menawarkan lebih dari 20 fitur yang memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan atau kegiatan sehari – hari. Seperti layanan ojek dan mobil on-demand, layanan pesan antar makanan, layanan belanja, dan sebagainya.

Baca juga:Danwing Udara 6 : Jaga Kesehatan, Cek Personel Dan Kesiapan Pesawat

Saat ini, Gojek beroperasi di Indonesia, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina dengan total 207 kota. Dalam laporan Environment, Social and Governance (ESG) pertama mereka pada April 2021, Gojek melakukan asesmen yang mengacu pada Sustainable Accounting Standards Board (SASB) dan Global Reporting Initiative (GRI) dengan 28 topik ESG yang relevan di industri terkait.

Dalam laporan pertamanya, Gojek berjanji untuk mencapai Three Zeros, yaitu : Zero Emissions, Zero Waste, dan Zero Barriers pada tahun 2030. Untuk komitmen ini, perusahaan memiliki tiga prinsip panduan yang menjadi landasan strategi mereka, yaitu GoGreener (keberlanjutan lingkungan) untuk Zero Emisi dan Zero Waste, GoForward (kemajuan sosial ekonomi), dan GoTogether (kesetaraan dan inklusi) untuk Zero Barriers.

GoGreener: Membatasi Dampak Lingkungan
Di bawah GoGreener, Gojek berfokus pada pemberdayaan masyarakat agar bertanggung jawab terhadap lingkungan dan mengajak semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi.

Perusahaan telah mengukur jejak karbonnya pada Januari hingga Desember 2020 dengan hasil 1,04 juta tCO2e. Untuk mengurangi emisi, Gojek berkomitmen untuk mempercepat adopsi Electric Vehicles (EV) hingga 100% di ekosistemnya pada 2030 mendatang. Saat ini, perusahaan fokus melakukan studi kelayakan dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.

Baca juga:Jelang Monitoring PKK Provsu, Bupati Dairi: Semua Pihak Saling Koordinasi

GoForward: Memberdayakan Semua Pemangku Kepentingan Dalam Pembangunan Sosial Ekonomi Gojek berkomitmen memberikan dampak bagi kehidupan jutaan orang untuk tumbuh dan berkembang melalui ekosistem digital.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa 83% merchant makanan mengalami peningkatan volume transaksi setelah bergabung dengan GoFood dan 90% merchant UMKM melakukan cashless untuk pertama kalinya saat mendaftar. Dengan menciptakan inisiatif dan komunitas, Gojek juga memberikan pelatihan dan pembiayaan ekonomi kecil & menengah kepada mitra pengemudi dan merchant.

GoTogether: Kesempatan dan Akses yang Sama Untuk Semua Gojek memberikan kesempatan yang sama di tempat kerja dengan menempatkan tenaga kerja yang beragam dan inklusif.

Salah satu inisiatifnya adalah menyediakan Employee Resource Groups (ERG), sebuah kelompok yang dipimpin oleh karyawan dalam penyediaan ruang yang aman dan mendukung bagi tiap individu dengan pengalaman dan kondisi yang sama. ERG pertama yang diluncurkan adalah Women@Gojek, sebuah grup yang beranggotakan lebih dari 250 orang yang fokus untuk mendukung dan memaksimalkan keterampilan perempuan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *