Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahNewsSosbud

Kadinkes Lamsel Terus Pantau Perkembangan Anak Penderita Tumor Tulang Dari Tahun 2022

142
×

Kadinkes Lamsel Terus Pantau Perkembangan Anak Penderita Tumor Tulang Dari Tahun 2022

Sebarkan artikel ini

PORTALSUMBA.COM-LAMSEL Seperti diberitakan sebelumnya, anak ketiga dari pasangan Mukmin (46) dan Meita (43) yang bernama lengkap Farel Rizkia Putra, anak berusia 13 tahun yang diponis Dokter kanker tulang sempat menjadi pemberitaan di sejumlah media sosial dan media online.

Saat ini, kondisi anak yang berasal dari Dusun Kenjuru, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan ini, hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Devi Arminanto,S.K.M.,M.M., mengungkapkan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya telah menanggani kasus anak penderita kanker tulang dengan penanganan medis melalui tenaga kesehatan (nakes) di tempat Farel tinggal.

“Pasien sudah kontak dengan nakes Bidan Desa pada bulan Desember tahun 2022 lalu, serta disarankan untuk ke Dokter dan akhirnya diponis Kanker Tulang,”ujar Devi Arminanto,S.K.M.,M.M.,dalam keterangannya, Sabtu (29/7/2023).

Lebih lanjut Kepala Dinas Keaehatan Lampung Selatan menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan intervensi kepada keluarga Farel, agar pasien bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Nakes juga sudah memberikan pelayanan kesehatan di kediaman farel. Dari saran dokter, dianjurkan untuk tindakan lanjut yaitu amputasi. Namun pasien dan keluarga menolak dan lebih memilih untuk berobat alternatif,”lanjutnya.

Devi Arminanto juga menambahkan, pada bulan Februari 2023, nakes kembali berkunjung ke kediaman Farel dan memberikan pelayanan kesehatan seperti biasanya.

Pada saat itu, pihaknya kembali memberikan saran agar membawa pasien berobat ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tetapi keluarga pasien tetap menolak dan lebih memilih berobat alternatif ke wilayah Gading Rejo, Pringsewu.

“Bulan April 2023, nakes kembali melakukan kunjungan ke rumah pasien. Kami tetap menyarankan untuk membawa pasien ke rumah sakit,” kata Devi Arminanto,S.K.M.,M.M.

Tidak berhenti sampai disitu, pada bulan Mei 2023, nakes melakukan kunjungan lagi ke kediaman pasien untuk memberikan pelayanan kesehatan sembari memberikan saran agar pasien tersebut mau dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Akan tetapi tetap menolak dengan alasan masih melaksanakan pengobatan alternatif. Di pertengahan Juli akhirnya pasien dan keluarga bersedia ke RSUD Bob Bazar Lampung Selatan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut,”sambungnya.

Devi Arminanto,S.K.M.,M.M., menyebut, dari hasil diagnosis tumor tulang, mengharuskan tindakan lebih lanjut seperti amputasi. Pihak dokter menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit Palembang atau Dharmais. Tetapi, pihak keluarga menolak untuk dilakukan tindakan tersebut.

“Sampai saat didatangi petugas pada hari Sabtu, 29 Juli 2023, pasien dan keluarga masih menolak untuk diberikan tindakan lebih lanjut, seperti amputasi,” pungkasnya.

“Keterangan dari salah satu keluarga pasien Andri “Walaupun dokter menyarankan kami untuk amputasi 1000 kali pun kami tidak akan mau karna mengingat kondisi Anak kami ini masih terbilang kecil memang betul kekurangan satu anggota tubuh bukan lah akhir dari segala nya tapi untuk menyembuhkan rasa percaya diri terhadap anak tidak gampang, kami sebelum nya berobat di alternatif kami kerumah sakit ini karna semata mata Tubuh nya Drop Dan HB nya hanya 1,7 bahkan jauh dari kata normal tujuan kami kerumah sakit untuk menaikan HB nya

Mungkin kalau untuk di aputasi kami belum siap karna kami yakin bahwa itu bukan tomor /kangker karna setau saya kangker itu keras dan butuh waktu puluhan tahun untuk mencapai sebesar itu dan pula Tumor itu gak keluar Cairan seperti Cairan putih sedangkan ini sudah terlihat warna putih bahkan lembek seperti mengisi air.

Kalau ada dokter bedah yang sanggup membedah nya kami terima tapi kalau untuk di amputasi kami menolak bukan kami benci atau tidak percaya dengam dokter karna dokter juga manusia bisa aja salah. ”

Perlu diketahui, saat ini Farel tengah berada dalam perawatan di RSUD Bob Bazar Lampung Selatan, di Ruang 2c, dan akan dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek, Bandar Lampung sudah 5 hari setelah diputuskan untuk dirujuk sampai saat ini belum ada kepastian kapan mau dirujuk

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *