Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Resmikan Gedung Puskesmas Tigalingga, Bupati Dairi, Kualitas SDM Harus Ditingkatkan

94
×

Resmikan Gedung Puskesmas Tigalingga, Bupati Dairi, Kualitas SDM Harus Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

Resmikan Gedung Puskesmas Tigalingga, Bupati Dairi, Kualitas SDM Harus Ditingkatkan

PORTALSUMBA.COM || DAIRI – Bupati Dairi Eddy Berutu meresmikan UPT Puskesmas Tigalingga di Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, Selasa (7/2/2023). Peresmian ditandai pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.

Eddy Berutu menyampaikan harapannya dengan diresmikannya rehab Gedung Puskesmas Tigalingga akan memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tigalingga.

Peresmian gedung tersebut, kata Eddy Berutu, merupakan fasilitas yang diperoleh dari pajak yang dibayarkan masyarakat.

” Gedung ini dibangun dari duit rakyat (pajak). Dari pajak dialokasikan ke seluruh Indonesia, salah satunya ini. Untuk itu, kita perlu mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri Kesehatan, Ibu Menteri Keuangan karena telah mengalokasikan anggaran DAK fisik untuk perbaikan gedung Puskesmas ini, ” kata Bupati.

Lebih lanjut, dirinya berharap dengan adanya rehab bangunan Puskesmas ini, akan memunculkan semangat baru bagi seluruh jajaran UPT Puskesmas Tigalingga dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Bupati meminta perbaikan gedung Puskesmas ini juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas SDM.

“Jadi SDM itu penting, saya minta jadi perhatian kita. Jangan sampai gedung bagus, aparat yang melaksanakan tugas kurang cakap.

Saya minta Kadis Kesehatan untuk menyiapkan pelatihan-pelatihan kepada seluruh jajaran kesehatan melalui APBD. Bapak ibu tenaga kesehatan, masih mau belajar, kan?” tanya Bupati Dairi di sela-sela sambutannya.

Lebih lanjut, Eddy Berutu juga menjelaskan bahwa saat ini, fokus Pemerintah Kabupaten Dairi adalah menurunkan angka stunting. Sehingga diperlukan penanganan secara promotif dan preventif.

“Kesehatan harus ditangani dengan promotif dan preventif. Promosikan hidup sehat. Kalau promotif, harus banyak slogan yang menceritakan hidup sehat. Jadi saat menunggu antrian, harus ada poster, sehingga knowledge masyarakat bertambah, ” ujar Eddy Berutu.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *