Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahNewsSosbud

Tradisi Syukuran: Kelahiran Bayi Ketiga Warga Dusun Sukaraja Rajabasa Pangkul, Fase Yang Keren ini caranya!!

237
×

Tradisi Syukuran: Kelahiran Bayi Ketiga Warga Dusun Sukaraja Rajabasa Pangkul, Fase Yang Keren ini caranya!!

Sebarkan artikel ini

PORTALSUMBA.COM, Kampung sukaraja lampung, secara administratif masuk ke dalam wilayah pangkul desa Sukaraja kecamatan raja basa,kabupaten lampung selatan, didusun pangkul Sukaraja masih memiliki keragoman kesenian marhaban atau syukuran momongan sekaligus memberikan nama bayi yang baru lahir, dan di adakan pada malam Jumat (22/06/2023).

Marhaban biasa ditampilkan saat digelar acara syukuran menyambut bayi baru lahir, sebelum atau sesudah sunatan, serta untuk peresmian suatu kegiatan lainnya misalnya, Salah satu di antaranya, pertunjukan seni ngayun atau acara syukuran menyambut bayi yang baru lahir akan digambarkan.

Persiapan Fase kehidupan manusia di dunia dimulai sejak dia lahir. Banyak kelompok masyarakat yang memandang penting mereka kelahiran bayi perlu disambut dengan menggelar acara syukuran atau salametan, Untuk kesempurnaan acara syukuran, orang tua bayi biasanya mengundang kelompok tetangga kampung Sebelah atau hanya Warga sekeling saja.

Acara salametan bisa dilaksanakan di salah satu usia berikut, yakni ketika bayi berusia satu minggu, 15 hari, 21 hari b atau 40 hari, Persiapan untuk melaksanakan acara selamatan bayi bergantung pada kemampuan dan keinginan dari orang tua bayi, apakah mau dilaksanakan dengan sederhana atau meriah dengan mengundang banyak orang.

Akan tetapi, inti dari acara selamatan bayi tetaplah sama, yakni merupakan ungkapan syukur orang tua bayi karena telah dipercaya dan diberi amanah oleh Allah SWT mendapat keturunan. Selain itu, acara tersebut merupakan harapan-harapan kebaikan bagi bayi mereka hingga kelak dewasa.

Foto: ibu dari bayi yang lahir, dan sedang gendong bayinya pada proses acara berlangsung, malam Jumat 22 Juni 2023 (Dokpri) Nurmayanti (Portalsumba.com).

Sebelum jamannya modern seperti sekarang ini Orang tua bayi biasanya akan menyiapkan berbagai keperluan untuk acara selamatan, dan sesepuh kampung. Dukun bayi dan sesepuh kampung biasanya bertanggung jawab menyiapkan kelengkapan terkait ritual dalam pelaksanaan acara salametan untuk bayi.

Beberapa perlengkapan yang disiapkan untuk keperluan salametan untuk bayi di antaranya sesaji yang terdiri atas yang diuntai menggunakan Dugan telur uwang kembang, roko Gudang Garam permen, makanan dan minuman yang terdiri atas nasi selamatan atau di bungkus memakai besek atau makan di rumah yang mempunyai acara tersebut.

“Dalam acara syukuran bayi Disana juga telah mengundang para santri dan hadiri pak ustadz Jamaludin selaku,pembawa acara marhaban. dan Sani.an selaku Kadus Sukaraja, tokoh adat bpk Mustofa, tokoh agama pak M.soleh ha es, dan tokoh masyarakat pak yusjaini.

Dan alhamdulillah setelah dimarhabanin oleh keluarga Santari ibu Masrikah orang tua dari bayi memberikan Nama Mas Putra Bazzar anak yang ke Tiga, Tak lupa dan tak lain untuk semua yang Sudah hadir dalam acara syukuran cukuran dan memberikan Nama bayi tidak ada halangan suatu Apapun, dan penutup Do’a. pungkasnya.

(Penulis_Nurmayanti)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *